Masalah

Utang Emas dalam Gram ke Supplier: Cara Mencatatnya

admin 13 January 2026
Utang Emas dalam Gram ke Supplier: Cara Mencatatnya

Sebagian besar toko emas mengambil barang dari supplier dengan cara bayar belakangan. Yang sering luput, utangnya itu utang emas, dan supplier menagihnya dalam gram. Kalau di buku toko utang itu dicatat sebagai rupiah, ada satu kejadian yang bisa menggerus modal tanpa terasa: harga emas naik di antara tanggal ambil dan tanggal bayar.

Kejadiannya begini

Toko mengambil 100 gram kadar 750 dari supplier waktu harga dasar Rp1.000.000 per gram. Di buku ditulis utang Rp100.000.000. Sebulan kemudian harga naik jadi Rp1.080.000. Supplier menagih 100 gram, yang kalau dibayar rupiah hari itu berarti Rp108.000.000.

Di buku, toko merasa utangnya Rp100.000.000 dan sudah menjual barangnya dengan harga waktu itu. Selisih Rp8.000.000 baru ketahuan waktu bayar, dan biasanya dianggap harga lagi naik, padahal itu utang gram yang dicatat sebagai rupiah.

Utang Emas dalam Gram ke Supplier: Cara Mencatatnya
Utang yang sama, dua cara mencatat, dua hasil yang berbeda.
Cara mencatat yang benar

Catat utang dalam gram per kadar

Utang ke supplier A: 100 gram kadar 750. Titik. Nilai rupiahnya dihitung waktu dibayar, memakai harga hari pembayaran. Buku utang jadi punya dua kolom, gram dan kadar.

Pembayaran dicatat sebagai pengurang gram

Bayar Rp54.000.000 waktu harga Rp1.080.000 berarti mengurangi utang 50 gram. Sisa utang 50 gram.

Kalau bayar pakai emas, catat gramnya langsung

Banyak toko membayar supplier dengan emas rongsok atau barang buyback. Ini yang paling gampang: 30 gram kadar 750 keluar, utang berkurang 30 gram. Tidak ada rupiah yang lewat, tidak ada risiko harga.

Menentukan harga jual barang yang masih utang

Karena utangnya gram, harga pokok barang itu ikut harga hari ini. Harga jual harus dihitung dari harga dasar hari penjualan. Kalau dihitung dari harga waktu barang diambil, waktu harga naik kamu menjual di bawah harga ganti barangnya.

Laporan yang perlu ada

  • Sisa utang per supplier dalam gram per kadar.
  • Nilai rupiahnya kalau dibayar hari ini, dihitung dari harga hari ini.
  • Jatuh tempo tiap supplier.
  • Barang dari supplier mana yang sudah laku, supaya tahu mana utang yang sudah ada uangnya.

Waktu harga naik, laporan ini yang memberi tahu bahwa nilai utang ikut naik sebelum supplier menagih. Waktu harga turun, laporan ini juga yang menunjukkan bahwa inilah saat yang enak untuk membayar.

Jemari Point mencatat utang supplier dalam gram per kadar, menghitung nilai rupiahnya dari harga hari ini secara otomatis, dan menerima pembayaran dalam rupiah maupun dalam emas. Rinciannya ada di halaman fitur, atau tanya lewat WhatsApp.

Ingin Toko Emas Anda Tercatat Lebih Rapi?

Trial gratis 14 hari, disiapkan dan didampingi langsung oleh tim Jemari

Artikel Terkait

Temukan lebih banyak tips dan trik untuk bisnis toko emas Anda

Komplain Pelanggan Toko Emas soal Berat dan Kadar: Cara Menanganinya
Masalah

Komplain Pelanggan Toko Emas soal Berat dan Kadar: Cara Menanganinya

Komplain yang paling ditakuti toko emas bentuknya hampir selalu sama: pelanggan datang membawa baran...

Baca Selengkapnya
Cara Mencegah Kecurangan Karyawan Toko Emas
Masalah

Cara Mencegah Kecurangan Karyawan Toko Emas

Kecurangan di toko emas jarang dimulai dari niat besar. Biasanya dari celah kecil yang dibiarkan: ti...

Baca Selengkapnya
Pembukuan Toko Emas Pakai Excel: Sampai Kapan Cukup
Masalah

Pembukuan Toko Emas Pakai Excel: Sampai Kapan Cukup

Excel itu alat yang bagus untuk memulai pembukuan toko emas, dan tidak ada yang salah dengan toko ya...

Baca Selengkapnya