Pembukuan toko emas tidak harus rumit untuk berguna. Yang bikin banyak toko menyerah adalah mencoba memakai pembukuan toko kelontong, yang cuma menghitung rupiah, untuk barang yang nilainya berpindah dalam gram. Empat buku di bawah ini cukup untuk toko yang baru mulai merapikan catatannya, dan semuanya bisa dimulai dari buku tulis.
Semua uang masuk dan keluar, satu baris per kejadian. Kolomnya: tanggal, keterangan, masuk, keluar, saldo. Penjualan tunai masuk, pembelian dari pelanggan keluar, bayar supplier keluar, setor bank keluar. Saldo di baris terakhir harus sama dengan uang di laci waktu tutup.
Buku 2: Stok per kadar
Satu halaman per kadar. Kolomnya: tanggal, keterangan, masuk gram, keluar gram, sisa gram, sisa potong. Barang dari supplier masuk, penjualan keluar, buyback masuk, barang ke tukang keluar sementara. Ini buku yang paling sering dilewati, dan paling menentukan.
Buku 3: Utang piutang
Utang ke supplier dicatat dalam gram per kadar, dengan tanggal ambil dan jatuh tempo. Piutang ke pelanggan yang mencicil dicatat dalam rupiah dengan sisa yang belum dibayar. Dua duanya dipisah halaman.
Buku 4: Barang di luar toko
Barang yang sedang di tukang, dititipkan ke cabang, atau dipinjam untuk difoto. Kolomnya: tanggal keluar, barang, gram, ke mana, tanggal kembali. Buku tipis yang menyelamatkan opname.
Contoh satu hari
Pagi, kas awal Rp5.000.000. Jual cincin kadar 700 berat 2,10 gram seharga Rp2.300.000 tunai. Beli gelang kadar 750 berat 4,00 gram dari pelanggan Rp4.000.000 tunai. Kirim kalung 8,50 gram kadar 750 ke tukang untuk perbaikan.
Kas: masuk 2.300.000, keluar 4.000.000, saldo akhir Rp3.300.000.
Stok kadar 700: keluar 2,10 gram, 1 potong.
Stok kadar 750: masuk 4,00 gram 1 potong, keluar sementara 8,50 gram 1 potong.
Barang di luar: kalung 8,50 gram ke tukang, tanggal kembali kosong sampai barangnya balik.
Empat buku itu bicara satu sama lain. Kalau kas cocok dan stok cocok, harinya beres. Kalau salah satu tidak cocok, ada satu baris yang lupa ditulis, dan mencarinya gampang karena kejadiannya baru hari itu.
Yang perlu dihindari
Mencatat stok dalam rupiah. Nilainya berubah tiap hari, catatannya jadi tidak bisa dicocokkan.
Menggabungkan semua kadar dalam satu angka gram.
Menunda menulis sampai malam. Satu transaksi yang terlupa merusak semua buku.
Waktu transaksinya sudah puluhan sehari, menulis empat buku ini manual mulai memakan waktu yang seharusnya untuk melayani pembeli. Di titik itu biasanya toko pindah ke sistem. Jemari Point mengisi keempat buku itu dari satu nota yang sama. Lihat halaman fitur atau tanya lewat WhatsApp.
Ingin Toko Emas Anda Tercatat Lebih Rapi?
Trial gratis 14 hari, disiapkan dan didampingi langsung oleh tim
Jemari