Cara Menghitung Tukar Tambah Emas di Toko dan Mencatatnya
admin|07 October 2025
Tukar tambah itu transaksi yang paling sering bikin pusing di toko emas, padahal rumusnya pendek. Yang bikin pusing biasanya dua hal: potongan yang disebut belakangan, dan pencatatan yang cuma menulis satu arah. Tulisan ini membereskan dua duanya.
Rumusnya
Yang dibayar pelanggan = (berat baru x harga jual per gram) + ongkos pembuatan barang baru, dikurangi (berat lama bersih x harga beli per gram sesuai kadar).
Ada tiga angka yang perlu ditentukan sebelum rumus itu bisa dipakai, dan ketiganya sebaiknya disebut ke pelanggan sebelum kalkulator dipencet.
Berat lama bersih
Batu, bandulan, dan pengait yang tidak emas dilepas atau dihitung terpisah. Yang ditimbang cuma emasnya. Timbang di depan pelanggan, layar menghadap ke dia.
Harga beli per gram untuk barang lama
Ini harga buyback hari itu sesuai kadar barangnya. Selisih antara harga jual dan harga beli itulah potongan yang sering dipersoalkan pelanggan. Sebutkan angkanya di awal, jangan muncul di akhir sebagai kejutan.
Ongkos pembuatan barang baru
Ongkos ini melekat ke barang baru dan tidak ikut dihitung waktu barang itu dijual kembali nanti. Pelanggan yang tahu ini dari awal biasanya tidak protes belakangan.
Contoh hitungan
Pelanggan membawa gelang kadar 700 dengan berat bersih 5,20 gram. Harga beli hari itu untuk kadar 700 misalnya Rp900.000 per gram. Nilai barang lama: 5,20 x 900.000 = Rp4.680.000.
Dia mengambil kalung kadar 750 berat 6,00 gram. Harga jual hari itu untuk kadar 750 misalnya Rp1.050.000 per gram, ongkos pembuatan Rp150.000. Nilai barang baru: 6,00 x 1.050.000 + 150.000 = Rp6.450.000.
Yang dibayar: 6.450.000 dikurangi 4.680.000 = Rp1.770.000.
Angka di atas contoh, harga harian tokomu sendiri yang dipakai.
Ini bagian yang paling sering salah. Tukar tambah itu dua transaksi yang terjadi bersamaan, dan dua duanya harus tercatat.
Pembelian dari pelanggan. Gelang 5,20 gram kadar 700 masuk ke stok dengan kode baru, nilai Rp4.680.000. Nota pembelian dibuat, identitas pelanggan dicatat.
Penjualan ke pelanggan. Kalung 6,00 gram kadar 750 keluar dari stok, nota penjualan dibuat dengan harga penuh Rp6.450.000.
Kas. Yang masuk kas cuma selisihnya, Rp1.770.000.
Kalau cuma nota penjualan yang dibuat dan gelang lama masuk etalase begitu saja, dua hal terjadi: stok bertambah tanpa catatan asal, dan laporan penjualan hari itu kelihatan lebih besar dari uang yang sebenarnya masuk. Dua duanya baru ketahuan waktu opname.
Yang sering jadi ribut
Potongan disebut setelah pelanggan sudah memilih barang baru.
Berat lama ditimbang dengan batu, lalu dihitung sebagai berat bersih.
Kadar barang lama ditebak, tidak diuji.
Di Jemari Point, tukar tambah dicatat sebagai satu transaksi yang otomatis memecah dirinya jadi pembelian dan penjualan, jadi stok dan kas dua duanya benar tanpa dua kali kerja. Kalau mau lihat alurnya, hubungi lewat WhatsApp.
Ingin Toko Emas Anda Tercatat Lebih Rapi?
Trial gratis 14 hari, disiapkan dan didampingi langsung oleh tim
Jemari