Kalau kamu mengetik "software toko emas" di Google, nama yang muncul kira kira itu itu saja: Nagatech, Legold, Sitokmas, Agold, dan Jemari Point. Tulisan ini membandingkan kelimanya apa adanya, dari bentuk aplikasinya, biaya, sampai cocoknya untuk toko seperti apa. Satu hal yang perlu disebut di awal: Jemari Point adalah produk kami sendiri. Kami berusaha adil, tapi kamu berhak tahu itu sebelum membaca.
Semua angka di sini diambil dari halaman resmi atau toko resmi masing masing waktu tulisan ini dibuat. Harga software berubah, jadi anggap ini gambaran dan tanyakan lagi ke penjualnya sebelum memutuskan.
Nagatech
Pemain paling lama. Nagatech menyebut sudah ada sejak 2007 dan melayani hampir seribu klien, dari toko sampai grosir dan pabrik emas. Produknya dibagi Gold Store untuk toko dan Gold Grocery untuk grosir, masing masing ada versi Full dan Lite. Aplikasinya berjalan di Windows, dengan pilihan sinkronisasi online ke database pusat supaya data bisa dilihat dari luar toko.
Fiturnya lengkap untuk toko yang sudah besar: barcode per barang, harga pasar harian, gadai, sampai laporan untuk audit dan pajak. Harganya tidak dipublikasikan, harus tanya langsung. Cocok untuk toko yang sudah punya banyak karyawan dan ingin vendor yang sudah lama ada.
Legold, dari Lenmarc
Legold dibuat oleh Lenmarc dari Bandung, ada sejak 2017, dan menyebut lebih dari 500 klien toko emas dan berlian. Berbasis web, jadi bisa dibuka dari komputer, tablet, atau HP tanpa biaya tambahan per perangkat. Fitur yang menonjol: integrasi timbangan (sebagai tambahan berbayar), baki, foto barang di nota, dan laporan total emas dikonversi ke 24 karat.
Harga yang dipublikasikan: Legold Basic Rp5,5 juta per lisensi, Basic dengan fitur baki Rp7,5 juta, dan versi ERP penuh harus minta penawaran. Menurut halaman tanya jawab mereka, ada biaya cloud tahunan dan biaya pasang perangkat di lokasi, serta biaya akomodasi kalau di luar Bandung. Cocok untuk toko yang mau berbasis web dan tidak keberatan biaya awal yang agak besar.
Sitokmas, dari Easystem
Sitokmas dijual lewat toko resmi Easystem dan juga marketplace. Ada tiga versi: Lite untuk satu toko tanpa internet Rp3,5 juta, Pro yang online Rp5 juta, dan Enterprise untuk banyak cabang Rp15 juta. Semuanya sekali bayar. Berjalan di Windows.
Fiturnya mencakup jual beli, buyback, cetak sertifikat emas, barcode perhiasan, poin pelanggan, dan laporan keuangan. Ini pilihan yang paling masuk akal untuk toko satu etalase yang ingin sekali bayar dan tidak perlu buka data dari luar toko. Yang perlu ditanyakan: biaya kalau ganti komputer, dan bagaimana pembaruan versinya.
Agold, dari Indoaplikasi
Yang paling murah di daftar ini. Lisensi per komputer sekitar Rp350 ribu, atau sekitar Rp3,5 juta untuk lisensi tanpa batas komputer. Ada versi percobaan yang bisa diunduh dulu sebelum membeli. Fiturnya standar: stok, pelanggan, jual beli, buyback, nota dengan latar sendiri, label barcode, dan laporan keuangan.
Dengan harga segitu, jangan mengharapkan pendampingan. Cocok untuk toko yang pemiliknya sendiri yang mengoperasikan, nyaman mencoba sendiri, dan cuma butuh pencatatan yang lebih rapi dari buku.
Jemari Point
Produk kami. Berbasis web, dibuka dari perangkat apa pun. Bentuknya beda dari yang lain: biaya implementasi di awal lalu langganan bulanan, bukan sekali bayar. Paket dasar Rp5 juta implementasi dan Rp350 ribu per bulan untuk penjualan, pembelian, buyback, stok, kas, dan laporan dasar. Paket berikutnya Rp15 juta dan Rp500 ribu per bulan menambah banyak gudang, stok opname, poin pelanggan, dan analisis penjualan. Semua paket termasuk pelatihan awal, cadangan data harian, grup WhatsApp pendamping, dan pembaruan gratis selamanya. Ada uji coba 14 hari.
Kalau dihitung tiga tahun, paket dasar Jemari lebih mahal dari Sitokmas Lite atau Agold. Yang dibeli dengan selisih itu adalah pendampingan, server dan cadangan data yang bukan urusanmu, dan sistem yang terus diperbarui tanpa beli versi baru. Kalau toko cuma butuh pencatatan dan pemiliknya nyaman mengurus komputer sendiri, yang sekali bayar memang lebih hemat.

Cara membandingkannya
Jangan bandingkan dari harga di brosur. Bandingkan dari empat hal ini.
Bentuknya: di komputer toko atau di web
Aplikasi Windows seperti Nagatech, Sitokmas, dan Agold datanya ada di komputer toko. Kelebihannya jalan tanpa internet dan sekali bayar. Risikonya, kalau komputer rusak atau hilang, datanya ikut, kecuali kamu rajin mencadangkan sendiri. Aplikasi web seperti Legold dan Jemari datanya di server penyedia, bisa dibuka dari mana saja, tetapi bergantung pada internet dan pada penyedianya tetap hidup.
Biaya tiga tahun
Jumlahkan biaya awal, biaya tahunan atau bulanan, biaya pasang, dan biaya kalau menambah komputer atau kasir. Angka tiga tahun itu yang dibandingkan, bukan angka di halaman depan.
Demo dengan transaksi tukar tambah
Minta penjualnya menunjukkan satu transaksi tukar tambah dari awal sampai cetak nota, lalu lihat stok gramnya berubah. Ini transaksi yang paling sering gagal di aplikasi yang sebenarnya kasir umum yang diberi nama toko emas.
Siapa yang bisa dihubungi
Tanya apa yang terjadi kalau hari Sabtu sore aplikasinya tidak bisa dibuka. Jawabannya menunjukkan bentuk pendampingan yang sebenarnya, apa pun yang tertulis di brosur.

Kesimpulan yang bisa dipegang
- Toko satu etalase, satu komputer, pemilik yang mengurus sendiri: Sitokmas Lite atau Agold.
- Toko yang mau dibuka dari HP, atau punya cabang: Legold atau Jemari Point.
- Toko besar atau grosir yang ingin vendor paling lama: Nagatech.
Kalau mau mencoba yang berbasis web tanpa membayar dulu, uji coba Jemari Point 14 hari bisa diminta lewat halaman fitur. Kalau akhirnya memilih yang lain, tidak apa apa, yang penting tokonya berhenti mencatat di buku.